Saat Puasa Lupa Minum dan Makan, Apakah Batal?

puasa lupa makan dan minum apakah batal

Modernis.co, Jogjakarta – Saat puasa lupa makan dan minum apakah membuatnya batal? Hal ini sering banget terjadi saat sedang melakukan banyak aktivitas.

Habis nyuci baju, olahraga, nyabutin rumput di teras rumah, pulang kerja, habis ngobrol sama orang, eh terus tiba-tiba minum seteguk air!

Pas sadar, “Eh kan lagi puasa!” Langsung panik. Jantung deg-degan. Kepikiran, “Wah, batal gak ya puasaku” Untungya, Islam adalah agama yang penuh dengan rahmat.

Puasa Lupa Makan dan Minum

Ini memang kejadian klasik banget di bulan Ramadan. Bahkan bisa dibilang hampir semua orang pernah ngalamin. Tapi kabar baiknya, Rasulullah ﷺ sudah menjelaskan dengan sangat jelas soal ini.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

“Barang siapa yang lupa dalam keadaan berpuasa lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya. Karena sesungguhnya Allah telah memberinya makan dan minum.” (HR. Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)

Hadis ini tegas banget. Kalau kamu benar-benar lupa, bukan pura-pura lupa ya, maka puasanya tetap sah. Puasamu tidak batal, tidak perlu diganti di hari lain, dan gak perlu bayar denda.

Justru Nabi bilang itu seperti “Allah yang kasih makan dan minum.”

Artinya saat puasa lupa makan dan minum itu bukanlah sebuah dosa. Itu bukan pelanggaran. Itu murni ketidaksengajaan. Tapi kalau udah inget ya jangan dilanjutin ngunyahnya!

Kenapa Lupa Saat Puasa Gak Batal?

Dalam Islam, salah satu prinsip penting adalah bahwa Allah tidak membebani hamba-Nya atas sesuatu yang di luar kesadarannya. Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah.” (QS. Al-Baqarah: 286)

Para ulama berpendapat bahwa lupa makan atau minum saat berpuasa termasuk uzur yang diampuni Allah. Selama benar-benar lupa dan langsung berhenti ketika sadar, maka puasanya tetap sah.

Ustadz Abdul Somad pernah menjelaskan dalam kajiannya bahwa kalau seseorang makan karena lupa, begitu sadar dia harus langsung berhenti. Jangan diterusin. Kalau sudah sadar tapi tetap lanjut makan, nah itu baru batal.

Ustadz Adi Hidayat menyebut bahwa puasa seseorang akan batal jika makan dan minum dengan sengaja dan sadar jika dirinya sedang berpuasa.

Jika ia melakukannya karena lupa, maka perbuatan itu tidak termasuk kategori yang membatalkan puasa.

Tapi Ingat, Jangan Pura-Pura

Jangan sampai kita main-main dengan ibadah puasa menggunakan alasan “lupa”. Misalnya sudah sadar tapi bilang dalam hati, “Ya udah lah sekalian aja.” Nah, itu beda cerita.

Puasa bukan cuma soal nahan lapar dan haus, tapi soal kejujuran. Bahkan kita udah makan di kamar pun gak bakal ada yang menyadari kalau kamu udah gak puasa!

Puasa itu melatih kejujuran banget. Akan tetapi saat kita benar-benar lupa, itu murni refleks. Tapi saat kita sadar dan tetap lanjut, itu sudah jadi pilihan.

Jadi, kalau suatu hari kamu gak sengaja minum atau makan karena lupa saat puasa, gak usah panik. Segera buang makanan atau minuman yang ada di mulut jika sudah sadar sedang berpuasa. Kemudian ucapkan istighfar. 

Lanjutkan puasamu sampai maghrib. Gak perlu qadha. Gak perlu merasa berdosa. Justru itu jadi pengingat bahwa manusia memang tempatnya lupa. Sedangkan Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Puasa itu ibadah yang dibangun di atas rahmat, bukan sekadar aturan kaku. Jadi jalani dengan tenang, jujur, dan penuh kesadaran. 

editor
editor

salam hangat

Related posts

Leave a Comment